Sudah lama tak bermain dengan kata, tak berjumpa dengan media permanen tempat mencurahkan rasa,
yang tak mengurangi bahkan melebih-lebihkan makna...
Last post: about last year???
Hmmm selama itukah dunia baruku mengalihkan perhatianku pada sastra dan seni tentunya
Dulu, setiap waktuku bermakna... Karena ketika tidak melakukan rutinitas,
aku bisa menulis, melukis, berkarya.. ya, menghasilkan karya.
Sekarang, ketika tidak melakukan rutinitas, aku lebih banyak berleha-leha di kamar kost
atau keluar mendatangi mall-mall di kota Jakarta
menghilangkan penat namun tidak menghasilkan karya.
Aku rindu berkarya, aku rindu bermain kata, aku rindu fingerstalk.
Welcome back to my self and please join me dear my partner!
Ayo berkarya lagi!
Wednesday, August 10, 2011
Saturday, June 05, 2010
aku aku
Aku menatap pada senja, dan warna jingga.
meratap rona, menjelang gulita.
ia duduk di teras rumah, menggamit aku yang terselip di tangannya.
aku pernah ia baca berulang kali,
pada pagi,siang,senja,hingga petang.
aku pernah terselip di sungging senyumnya.
aku pernah bersuara seiring detaknya.
aku menjadi bagian teristimewa dibanding ratusan halaman lainnya.
aku pernah bersanding dengan senja,
beriringan dengan bulan,
tertawa bersama malam.
aku pernah mengenalkan pelangi,
bahkan berhembus dengan angin selatan.
aku aku, yang terselip di halaman 138 paragraf ke-2 baris ke-12.
aku aku, yang terlipat kusut di antara 1000 halaman.
ya, itu aku.
meratap rona, menjelang gulita.
ia duduk di teras rumah, menggamit aku yang terselip di tangannya.
aku pernah ia baca berulang kali,
pada pagi,siang,senja,hingga petang.
aku pernah terselip di sungging senyumnya.
aku pernah bersuara seiring detaknya.
aku menjadi bagian teristimewa dibanding ratusan halaman lainnya.
aku pernah bersanding dengan senja,
beriringan dengan bulan,
tertawa bersama malam.
aku pernah mengenalkan pelangi,
bahkan berhembus dengan angin selatan.
aku aku, yang terselip di halaman 138 paragraf ke-2 baris ke-12.
aku aku, yang terlipat kusut di antara 1000 halaman.
ya, itu aku.
Monday, April 12, 2010
Hujan di Bulan juni - Sapardi Djoko Damono.
Tidak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan juni
dirahasiakannya titik rindunya
kepada pohon berbunga itu
tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu
tak ada yang lebih arif dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu
Label:
Hujan,
Puisi,
Sapardi Djoko Damono
Friday, March 12, 2010
Sudahlah...
"Kata siapa aku sedang bermain-main kata?
Aku tidak sedang bermain-main kata.
Mungkin kata yang sedang mempermainkan aku.
Atau aku dan kata sedang bermain-main saja.
Ah, sudahlah... ^^"
Aku tidak sedang bermain-main kata.
Mungkin kata yang sedang mempermainkan aku.
Atau aku dan kata sedang bermain-main saja.
Ah, sudahlah... ^^"
Tuesday, May 12, 2009
IPB Art Contest 2009
Ada rangkaian kompetisi dalam bidang seni yang bernama IPB Art Contest (IAC) 2009. Kompetisinya terdiri dari tari kontemporer, karikatur, vocal group, solo song, cerpen, baca puisi, tulis puisi, teater, akustik, film dokumenter, dan sebagainya. Nama tiap-tiap kompetisinya juga kreatif, mengikuti nama warna. Contoh : SILVER untuk Short Story in Variety of Freedom dan TOSCA untuk The Originality Style of Contemporary Dance.
Sabtu-Minggu tanggal 9-10 Mei 2009 diadakan audisi pertama. Dari tiap kompetisi dipilih 3 besar untuk maju ke Spectacular Show, yang akan diadakan hari Sabtu tanggal 16 Mei 2009 nanti di gedung Graha Widya Wisuda (IPB) kampus IPB Darmaga.
Tidak sabar untuk datang ke acara Spectacular Show IAC 2009 tersebut. Di sana akan ditampilkan 3 besar
Sabtu-Minggu tanggal 9-10 Mei 2009 diadakan audisi pertama. Dari tiap kompetisi dipilih 3 besar untuk maju ke Spectacular Show, yang akan diadakan hari Sabtu tanggal 16 Mei 2009 nanti di gedung Graha Widya Wisuda (IPB) kampus IPB Darmaga.
Tidak sabar untuk datang ke acara Spectacular Show IAC 2009 tersebut. Di sana akan ditampilkan 3 besar
Subscribe to:
Posts (Atom)
