Showing posts with label rindu. Show all posts
Showing posts with label rindu. Show all posts

Sunday, February 03, 2013

Melamun

Aku melamunkanmu, sedikitsedikit. Dicicil saja, supaya tak terlalu ketara. Toh, kalaupun sekaligus banyakbanyak aku juga nanti yang repot. Menjinjing berikatikat rindu dalam kantong plastik. Bisabisa orang serba tanya 'habis memborong rindu dari mana?'. Ahh, aku juga sedang malas kok menjawab. Hanya ingin melamunkanmu sedikit lagi.
Ini saja, di saku bajukuku rindu sudah penuh.
Aku sepertinya harus mencari cara lain melamunkanmu.
Kalau cuaca berangin gini, biar rindu kubentuk bola kapas
yang bisa diterbangkan ke langit,
seperti benang sari dandellion yang ringan.

Saturday, January 19, 2013

Aku Rindu Surat Cinta

Sudah lama rasanya tak terima yang namanya surat cinta. Entah kapan yang terakhir kalinya. Membuka surat dengan katakata yang spontan berterbangan di dalam lipatannya, seperti menunggu rintik hujan jatuh pelanpelan, menunggu ketenangan. Ada gerimis diantara barisbaris kata, dan harum dedaunan basah. Aroma tanah yang menguap. Seperti parfum yang membuatku terus merindu.

Setelah membaca surat cinta, hatiku rasanya penuh dengan katakata yang berbondongbondong, meluapluap, menarinari, ingin segera membalas cinta si pengirim. Meski kadang tak tau siapa dia. Tapi rinduku akan surat cinta sudah tak terbendung, seperti hujan di luar yg terjun bebas, tak peduli matahari masih menyeringai yang langsung buruburu menyipit.

Menerima surat cinta bagiku rasanya tak perlu menunggu jatuh cinta. Atau menanti hari valentine. Bisa kapan saja. Mengirimi surat cinta berarti membiarkan kepingankepingan aksara berjabat erat. Jangan lupa melekatkan rindurindu disudut amplop. Agar cinta dan senyum di dalam surat tak hilang dicuri pak pos.*